Teror

Teror itu datang lagi
menyusup disela-sela dinding kamarku
diam-diam meracuni otakku
dan bersembunyi dalam mimpi buruk

suram,
tak ada lagi warna
dalam bintang-bintang itu
seperti air mata yang kering dalam kebencian

mau lari?
yah, itu terserah padamu...
kau sudah tunjukan sisi burukma yang busuk!

baiklah, kututup saja lembar terakhirnya
biar kau senang!!!



oleh rao
Bogor 19 maret 2013


pernah di muat oleh loker puisi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Persimpangan

Tentang Kamu

Pengalamanku Bersama Baidu