Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Jangan Memaksa Cinta

simpan saja kata-kata itu didalam hati bersama kalimat penuh cinta yang membuat jiwaku remuk berapa kali aku harus mengoceh agar kamu mengerti? "jangan titipkan cinta itu dihatiku..." pahamilah... ada tembok besar diantara kita  yang tak mungkin kuhancurkan, jangan paksa aku datang hanya untuk melihatmu menagis pada akhirnya... kita hanya akan saling bantah-membantah dengan rentetan argumen yang sama-sama kita yakini paling benar sekali lagi kukatakan, ini bukan tentang senja yang pernah sama-sama kita nikmati aku hanya ingin cinta itu lahir dengan sederhana... bukan tumbuh dengan sesuatu yang dipaksakan. Bogor 1 Agustus 2014  Hendar S Rao

Tetaplah Seperti Itu

Barisan kalimat itu akhirnya harus membeku dan hanya menyisakan rangkaian kata tanpa makna. Kamu… ya, semua tulisan itu tentang kamu. kamu yang tinggal di setiap bait pesan yang kutitipkan dibibir malam. kamu yang singgah di setiap kegalauan sebelum tidur Si manja merepotkan yang mulai meracuni pikiranku dan kau tau apa bagian terburuknya? “aku menyukainya” Sedikit menyebalkan tapi berada didekatmu… rasanya seperti menemukan sebatang lilin saat listrik mati Mereka bilang, ini cinta? makanya, aku tidak peduli mau bodoh atau konyol tetaplah seperti itu… Tetaplah menjadi lilin kecilku yang manja tetaplah menjadi matahari terbit di ruang hati dimana aku bisa mengingatmu setiap saat Karena aku mencintaimu…. Bogor 20 mei 2014 Hendar S Rao

Seperti Cinta Kita

sebuah cerita lama kembali mengalun bersama tetesan hujan dalam secangkir teh hangat diujung januari….. kau tau apa? setiap tetesnya membawa kepingan cerita dari masa lalu yang sangat ingin sekali aku hapus.kisah usang yang membuat setiap lelaki terpaksa menangis….. ya, menangis….. biasanya aku bisa pura-pura kuat tapi cinta itu ternyata terlalu sederhana untuk bisa kubohongi dengan banyak mimpi… satu-satunya yang kusesali, aku tidak bisa memelukmu untuk terakhir kali bahkan untuk sekedar berkata “maaf” mungkin mereka benar, semua bagian itu harusnya ku biarkan tetap di tempatnya. didalam ruang kosong dihatiku yang menunggu untuk diketuk, meskipun sebenarnya aku tahu kau tak akan pernah benar-benar mengunjuginya. tapi cheu…. tanpamu akhirnya aku belajar satu hal. cinta itu seharusnya memang sederhana dan terlahir apa adanya, bukan tumbuh dengan sesuatu yang di paksakan… SEPERTI CINTA KITA…..  oleh RAO Bogor 31 januari 2013

Teror

Teror itu datang lagi menyusup disela-sela dinding kamarku diam-diam meracuni otakku dan bersembunyi dalam mimpi buruk suram, tak ada lagi warna dalam bintang-bintang itu seperti air mata yang kering dalam kebencian mau lari? yah, itu terserah padamu... kau sudah tunjukan sisi burukma yang busuk! baiklah, kututup saja lembar terakhirnya biar kau senang!!! oleh rao Bogor 19 maret 2013 pernah di muat oleh  loker puisi

Kenangan

Aku bukan ingin mengeluh tentang masa lalu dan maaf jika aku pernah mengganggu malam-malamu dengan cerita usang yang pernah sama-sama kita buang. Anggap saja aku bodoh setelah memaksamu melangkah dengan keraguan yang ternyata malah meracuni luka lama yang tak pernah sembuh . yah bagaimana lagi? semua mimpi itu terlanjur kutitipkan dihatimu... Harusnya kau tau, aku tak pernah benar-benar ingin meninggalkanmu aku hanya bertingkah seperti anak kecil yang kehilangan tujuan. berpura-pura lemah..... Tidak apa-apa... akupun tak pernah merasa kehilanganmu kau masih tetap hadir diantara bias-bias lampu malam dan dinginnya hujan.... kenangan itu akan selalu hidup disana meskipun kau memang tidak pernah lagi kembali untuk menegoknya Mungkin...., kau memang ditakdirkan hanya tinggal dalam kenangan atau mungkin..... kenangan itu adalah ikatan hati yang diberikan tuhan agar kita tetap merasa saling memiliki.... Entahlah..... oleh Rao Bogor, 7 November 2013